Pages

Saturday, December 31, 2016

Rangkuman Matematika Kelas 7 Semester 1 Kurikulum 2013 Revisi 2016

Rangkuman Matematika Kelas 7 Semester 1 Kurikulum 2013 Revisi 2016
BAB 1
Bilangan
-       Bilangan bulat terdiri atas :
-       Bilangan asli         : 1,2,3,… .
-       Bilangan nol          : 0
-       Bilangan negatif  : …, -3,-2,-1
-       Bilangan lain yang ada dalam bilangan bulat, diantaranya adalah :
-       Cacah                       : C = {0,1,2,3,4,…}
-       Ganjil                       : J  = {1,3,5,7,…}
-       Genap                      : G = {2,4,6,8,…}
-       Cacah kuadrad     : K = {0,1,4,9,…}
-       Prima                      : {2,3,5,7,11,…}
-       Penjumlahan dan sifat – sifatnya
Rumus : a + (-b) = a – b
Contoh : 7 + (-10) = 7 – 10 = -3
-       Sifat sifat :
-       Komutatif                              : a + b = b + a
-       Asosiatif                                 : (a + b) + c = a + (b + c)
-       Tertutup                                 : Misal a dan b bilangan bulat, maka (a + b) juga bilangan bulat.
-       Memiliki unsur identitas :  a + 0 = a, maka 0 disebut identitas penjumlah.
-       Invers penjumlahan          : a + (-a) = 0, maka (-a) disebut invers penjumlahan dari a.
-       Pengurangan merupakan lawan (invers) dari penjumlahan.
Rumus : a b = a + (-b)
Contoh :  8 – 2 = 9 (- 2) = 6
-       Perkalian dan sifat sifatnya
Arti : 3  (-2) = (-2) + (-2) + (-2)
Perkalian dua bilangan
Positif()                Positif()            Positif ()
Positif()                Negatif()          Negatif()
Negatif()               Positif()            Positif()
Negatif()               Negatif()          Negatif()
-       Sifat sifat :
-       Komutatif                              : a  b = b  a
-       Asosiatif                                 : (a  b) c = a  (b  c)
-       Tertutup                                 : misal a dan b bilangan bulat, maka (a  b) juga bilangan bulat.
-       Memiliki unsur identitas : a 1 = a, maka 1 disebur identitas perkalian.
-       Distributif                              : a  (b  c) = a  b + a  c (terhadap penjumlahan)
  a  (b - c) = a  b – a  c (terhadap pengurangan)
-       Pembagian adalah operasi kebalikan (invers) dari perkalian.
Rumus : a : b = c  b  c = a
-       Bentuk umum pecahan :  dengan a disebut pembilang, b disebut penyebut, b0. Jika ab ,  disebut pecahan murni. Jika, ab,  disebut pecahan tidak murni.
-       Jenis pecahan :
-       Biasa                        :
-       Campuran              :
-       Desimal                  : 1,6      
-       Persen                     : 160%
-       Pecahan senilai, jika memiliki bentuk paling sederhana yang sama.
-       Penjumlahan dan pengurangan pecahan
-       Untuk pecahan yang berpenyebut sama dapat langsung dijumlahkan atau dikurangkan pembilangnya sedangkan penyebutnya tetap.
-       Untuk pecahan yang berpenyebut berbeda, terlebih dahulu penyebut disamakan menggunakan KPK dari penyebutnya.
-        Perkalian pecahan
-       Untuk perkalian yang melibatkan pecahan campuran, terlebih dahulu pecahan tersebut diubah ke pecahan biasa.
-       Pembagian pecahan
-       Membagi pecahan sama dengan mengalikan pecahan tersebut dengan kebalikan dari pecahan pembaginya.
-       Pecahan desimal
-       Penjumlahan dan pengurangan bilangan decimal, tenda koma desimalnya disejajarkan terlebih dahulu, kemudian dijumlahkan atau dikurangkan.
-       Perkalian pecahan desimal, hasil kali dua bilangan desimal menghasilkan pecahan desimal yang memiliki angka dibelakang koma sebanyak jumlah desimal dari bilangan yang dikalikan.
BAB 2
Himpunan.
-       Himpunan adalah kumpulan benda atau objek yang didefinisikan secara jelas atau kumpulan yang jelas objeknya dan jelas anggotanya.
-       Setiap himpunan diberi nama dalam abjad latin capital : misalnya A, B, C, dan seterusnya.
-       Setiap anggota himpunan dibatasi dengan kurung kurawal “{…}”
-       Anggota himpunan dinyatakan dengan dan setiap anggota dipisah dengan tanda “ , ”.
-       Simbol simbol :
-        = anggota/ element                                             -
-        = himpunan kosong
-        = bukan anggota                  
-        = ex
-        = kurang dari sama dengan
-        =lebih dari sama dengan
-       {} = himpunan kosong yang didalamnya terdapat himpunan kosong
-       Ada tiga cara untuk menyatakan himpunan, yaitu sebagai berikut :
-       Dengan kata kata (deskripsi)
-       Dengan mendaftarkan semua anggotanya (tabulasi atau metode roster)
-       Dengan notasi pembentuk himpunan  (rule)
-       Kimpunan semesta (S) adalah himpunan yang memuat semua anggota himpunan yang dibicarakan.
-       Diagram venn digunakan untuk menyatakan hubugan beberapa himpunan.
-       Komplemen, misalkan A adalah subset dari S, maka komplemen A (ditulis : Ac) adalah semua anggota S yang tidak dimuat oleh A.
-       Irisan dua himpunan adalah himpunan yang anggotanya merupakan anggota himpunan A dan sekaligus dari anggota himpunan b.
-       Gabungan dua himpunan adalah himpunan yang anggotanya merupakan anggota himpunan A atau himpunan B, atau keduanya.
BAB 3
Bentuk Aljabar.
-       Pada kelompok  dan  
-       Koefisien dari , yaitu 3 dan 1  dan  disebut suku sejenis.
-       Koefisien dari , yaitu 5 dan    dan  disebut suku sejenis.
-       Konstanta yaitu 10.
-        disebut suku dua aljabar.
-        disebut suku tiga aljabar.
-       Penjumlahan bentuk aljabar adalah menyederhanakan suku aljabar.
ab + ac = a(b+c)
-       Pengurangan
-       Memahami arti :
-       Kurangkan dari , ditulis
-       Kurangkan  oleh , ditulis
-       Kurangkan  oleh , ditulis
-       Perkalian
-       Bentuk distributif
-      
-      
-       Perkalian dua suku dua
-      
-      
-       Pembagian
Contoh :
-      
-      

-        






13 comments:

 

Sample text

Sample Text

Sample Text

 
Blogger Templates